***
Bagiku, Desember kali ini bukan lagi penutup tahun yang ramah. Sejak langkah pertamanya bertandang, telah banyak peristiwa yang menyita rasa dan air mata kita gugur. Ada begitu banyak tragedi yang kita saksikan bersama, seolah penghujung tahun ini menjelma sebuah teguran keras agar kita lebih waspada.
Sebab di luar sana, selalu ada jiwa-jiwa yang kehilangan wujud kemanusiaannya. Di saat kita mengira akhir tahun ini akan ditutup dengan rona kebahagiaan, nyatanya malam-malam kita justru dipenuhi air mata yang jatuh berderai. Aku yakin kau pun merasakannya, sebab berita tentang ketidakadilan itu telah memenuhi udara, menyulut amarah yang tak sanggup dibendung—hingga mereka yang bertindak keji menerima ganjaran, dan mereka yang terluka mendapatkan keadilannya secara utuh.
Lubuk Basung, 11 Desember 2021.
Written by : @eindafebritama | Inda Febritama.
0 Komentar