Namaku Angkasa. Sebuah ironi yang menyesakkan, karena sudah enam tahun lamanya hati ini terasa begitu hampa. Namaku melambangkan keluasan, kebebasan, tempat be…
Sore itu adalah sore yang kontras. Di bawah langit yang berkilauan jingga, seluruh kota seolah berpesta, merayakan euforia atas kebahagiaan yang berhasil merek…
Hari ini adalah hari yang kurancang setelah sekian lama kami terputus kontak. Aku membuat janji dengannya di sebuah kedai kecil, tempat yang dulu sering menjad…
Mundur, ke penjuru mana bayangmu kan tenggelam? Kota Padang, selalu tahu di mana diammu: Di balik bias lampu jalur pesisir yang lesu, Di riak purba ombak yang …
Seorang penulis medioker dengan kepala yang terlalu penuh oleh ide dan mimpi yang terlalu besar untuk diredam. Menolak terpaku pada satu genre, saya memilih bertualang lewat puisi, cerpen, prosa, hingga buku pengembangan diri. Belum sempurna, tapi berkomitmen untuk terus berkarya dan bertumbuh di setiap rentang waktu.