
Apa Pernah Ada Aku?
---
Pernahkah ada aku di hatimu?
Ketika segala hal kuupayakan untukmu,
tapi pada akhirnya
tapi pada akhirnya
kau menganggap aku tak cukup.
Kecukupan yang seperti apa inginmu?
Mungkin benar, aku hidup dalam ketidakberuntungan
bahkan ketika kupikir
Mungkin benar, aku hidup dalam ketidakberuntungan
bahkan ketika kupikir
cinta adalah satu-satunya
hal beruntung yang kudapatkan,
hal beruntung yang kudapatkan,
nyatanya semua seakan seperti kebohongan yang kupercaya.
Benarkah ada aku di bahagiamu?
Pada kalimat-kalimat penuh puji
yang kau perdengarkan di telingaku,
Pada kalimat-kalimat penuh puji
yang kau perdengarkan di telingaku,
pada suara tawa-tawa di malam itu.
Bagaimana semua ini berakhir?
Selalu kukatakan padamu,
aku seseorang yang tak beruntung
seseorang yang baginya, kalimat 'cinta'
adalah sesuatu yang besar untuk di tampung.
Selalu kukatakan padamu,
aku seseorang yang tak beruntung
seseorang yang baginya, kalimat 'cinta'
adalah sesuatu yang besar untuk di tampung.
Sekarang bagaimana?
Di saat aku masih sulit menyeka air mata
kau menemukan seseorang yang baru.
Oh tenang, ini bukan sebuah kemarahan
hanya sedikit keinginan saja,
“tinggalkan aku dengan jujur,
bukan dengan kalimat puji yang dusta.”
Pernahkah ada aku, di hatimu?
Jika sungguh tidak, itu benar-benar menyakitkan.
Jika kau berterus-terang
mungkin aku bisa memahaminya.
---
Ditulis Oleh : Inda Febritama (26/9/24)
0 Komentar